Menuju Hari-H

Ibu bilang sudah saatnya kini saya memulai cara merawat kulit secara alami. Pasalnya sudah tinggal dua bulan lagi saya akan menjadi mempelai wanita. Duduk di pelaminan dan dilihat oleh banyak orang. Ibu ingin saat itu saya menjadi perempuan yang lebih cantik daripada biasanya. Selain itu merawat kulit juga kini menjadi sebuah ibadah karena bertujuan untuk menyenangkan suami.

Awalnya saya agak malu mendengar perkataan ibu yang terakhir. Karena selama ini calon suami saya tidak pernah mengeluh atau berkata apa-apa mengenai kondisi kulit saya. Saya tidak terbayang jika setelah perkawinan nanti dia membelai kulit saya dan terkesima oleh kelembutannya. Untuk itu saya menyetujui permintaan ibu untuk memulai cara merawat kulit secara alami.

Namun bukannya memberitahukan saya bagaimana caranya, ibu malah bercerita pengalamannya dulu ketika dia hendak menikah. Kesibukan yang dialami oleh keluarganya, segala macam persiapan yang dilakukan, dan segala tata cara dan tetek bengek lainnya yang diajarkan oleh ibunya juga neneknya kepadanya. Dan itu bukan sekali dua kali, ibu bilang melainkan setiap hari.

Tapi beda jaman beda juga perlakuan. Sekarang sudah banyak hal yang tidak tabu lagi. Sekarang adat istiadat tidak begitu lagi mengekang perempuan. Jaman sudah berubah dan ibu memaklumi itu semua. Maka dari itu dia tidak banyak meminta apa-apa hanya saja dia ingin saya tampil secantik-cantiknya ketika berada di pelaminan nanti.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.