Cara Meningkatkan Kejujuran Dalam Komunikasi

Kejujuran adalah salah satu faktor penting yang diperlukan dalam komunikasi antara Anda dan pasangan Anda. Anda maupun pasangan Anda harus bisa jujur mengenai perasaan masing-masing dengan harapan Anda atau pasangan Anda mampu menerima keterbukaan dan kejujuran satu sama lain dengan baik. Saat kejujuran bisa terjadi dengan alami, Anda dan pasangan akan semakin dekat satu sama lain. Beberapa cara meningkatkan kejujuran dalam komunikasi antara Anda dan pasangan Anda adalah

  1. Berani berbicara dan berpendapat
    berbicaraJangan berharap pasangan Anda bisa membaca pikiran Anda dan mengerti perasaan Anda kalau Anda tidak mengungkapkannya secara langsung. Bila Anda berani mengungkapkan pendapat Anda, Anda akan lebih dewasa karena berhasil menguasai pikiran dan emosi Anda, sedangkan pasangan Anda akan lebih dewasa karena Anda memperlakukan dia seperti orang dewasa yang mampu menerima pendapat Anda dengan baik.
  2. Bersikap dewasa
    Pernikahan memaksa Anda untuk bersikap dewasa. Saat Anda tinggal bersama orang lain, Anda harus mampu bersikap dewasa untuk menerima perbedaan dan berkompromi, karena tidak semua hal akan berjalan sesuai keinginan Anda. Lihat pasangan Anda sebagai orang yang membutuhkan Anda, sama seperti Anda membutuhkan dia. Bila Anda bisa bersikap dewasa dan bisa menanggapi perasaan dan pendapatnya dengan baik, pasangan Anda tidak akan mengalami kesulitan bersikap jujur kepada Anda.

Ketika Anda dan pasangan Anda sudah bisa jujur satu sama lain, komunikasi akan berjalan dengan lebih lancar dan mudah. Karena itu, saat berkomunikasi dengan pasangan Anda, perhatikan cara Anda berkomunikasi secara keseluruhan. Kadang kita menjadikan rasa lelah atau stress yang kita rasakan sebagai penyebab kata-kata kasar ataupun nada bicara tinggi yang kita ucapkan. Padahal kita harus selalu bertanggung jawab pada pesan yang kita komunikasikan, baik kata-kata, nada bicara, maupun bahasa tubuh. Pilihlah kata-kata yang tepat, nada bicara yang lembut, serta bahasa tubuh yang positif. Bila Anda memang harus mengomunikasikan perasaan negatif Anda, pilihlah komunikasikan perasaan tersebut dengan hati-hati dan positif sehingga dapat membuat sebuah keluarga harmonis.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.