Bepergian Ke Negara Pandemik

Pandemik Flu babi yang menyerang hingga 20 negara tentu membuat mereka yang memiliki kepentingan di luar negeri berpikir dua kali untuk mendatangi negara tersebut. Mereka takut tertular penyakit yang satu ini, karena dengan pergi ke negara tersebut akan sangat beresiko untuk tertular. Bahkan negara Uni Eropa pada kasus pandemik flu silam menyarankan warganya untuk sementara tidak berkunjung ke Amerika Serikat, sebagai negara dengan kasus pandemik terbesar.          

Flu Babi

Flu Babi

Meskipun begitu, jika urusan kita di luar negeri teramat penting dan kita mau tidak mau harus pergi, maka ada beberapa langkah yang bisa kita siapkan agar tetap kebal terhadap virus ini meski harus berkunjung ke negara pandemik. Pertama perkuat sistem imun tubuh dengan mengonsumsi banyak vitamin dan makanan bergizi. IStirahat dan olahraga yang cukup juga harus kita terapkan. Ketika telah sampai di negara tujuan, jangan lupa juga untuk sering mencuci tangan dengan air dan sabun, bawa juga sabun cuci tangan gel yang mengandung alkohol. Jika perlu bersihkan juga hidung, mulut dan bagian tubuh lainnya dengan se-higienis mungkin. Jika memang dirasa ada yang tidak beres jangan menunggu untuk pulang ke negara asal terlebih dahulu, tetapi periksa dengan menyeluruh di rumah sakit negara tujuan.

Setelah berada di Indonesia, jangan merasa ancaman virus flu babi telah hilang, kita tetap perlu waspada dan menerapkan gaya hidup sehat. Perhatikan kondisi kita selama kurang lebih tujuh hari. Jika memang tidak ada gejala yang dirasa kita bisa bernafas dengan lega. Namun, jika memang ada gejala terasa sebaiknya segera periksakan ke rumah sakit terpercaya di kota Anda. Meskipun begitu, sebaiknya kita tidak perlu pergi ke luar negeri yang terinfeksi pandemik jika kepentingannya untuk berlibur atau jalan-jalan saja, kita harus memperhatikan travel warning dari FCO, agar kita tidak tertular virus.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.