Cara merawat bayi yang baru lahir

penanganan bayi baru lahir

penanganan bayi baru lahir

Merawat bayi yang baru lahir bukanlah hal yang mudah, selain kasih sayang ibu, diperlukan keterampilan dan kesabaran, bagi para ibu muda yang baru pertama kali mendapatkan momongan,  jangalah  bosan mencari informasi maupun bertanya kepada yang seoarang ibu yang sudah pengalaman atau melakukan konsultasi kepada ahlinya, tentang cara penanganan bayi baru lahir dengan tepat. Kondisi bayi tidaklah seperti orang dewasa, bayi begitu rentan dan perlu perawatan khusus terutama kesehatan dan kebersihan sang bayi.

Ada beberapa tips merawat bayi yang baru lahir :

1. Tali pusat bayi merupakan hal yang rentan insfeksi dan harus benar-benar dijaga kebersihannya, tali pusat bayi harus selalu dalam kondisi kering, jangan sekali-kali tali pusat bayi diberi ramuan apapun juga, tali pusat bayi akan terputus kurang lebih dalam dua minggu.

2. Bayi yang selalu menangis karena lapar, bayi sudah terbiasa menerima asupan makanan dari plasenta langsung dan ketika lahir sistem pencernaan bayi belum terbentuk sempurna sehingga belum bisa menampung makanan yang cukup, sehingga untuk menghentikan tangisanya harus dengan menyusuinya.

3. Bayi yang sering pipis dan buang air besar, sehingga kita harus sering membersihkannya dan mengganti popok, bersihkan kotoran yang berupa air seni dan tinja dan bersihkan dengan air hangat dan keringkan bagian bokong dan tubuh tubuh bayi.

4. Sejak lahir kuku bayi sudah tumbuh, potonglah kuku bayi karena dapat membahayakan sang bayi, karena kuku yang tajam dikhawatirkan mengenai kornea mata, potonglah kuku bayi ketika dia tidur supaya lebih mudah, dan haluskan dengan kikir kuku.

5. Kulit bayi harus selalu bersih dan kering, karena kulit bayi sangat sensitif dan sangat rentan terhadap kuman.

Itulah beberapa tips penanganan bayi yang baru lahir, semoga dapat membantu Anda dalam menangani sang buah hati dengan tepat, selain kasih sayang berikanlah yang terbaik buat si mungil ini.

You may also like...