Fungsi dan Manfaat dari Permainan Ayah dan Anak

Dunia anak merupakan dunia bermain dan hal tersebut harus dimengerti dan dipahami oleh orang tua. Banyak permainan yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan pertumbuhan baik secara fisik maupun psikis. Permainan ayah dan anak merupakan salah satu permainan yang melibatkan orang tua sehingga hubungan antara orang tua, terutama ayah yang jarang dirumah, dengan anak akan menjadi lebih baik dan lebih erat dari sebelumnya.

Sensorik dan Motorik

Permainan yang dilakukan oleh anak termasuk permainan untuk ayah dan anak dapat meningkatkan aktivitas sensorik dan motorik yang bagus untuk anak. Dari perkembangan sensorik dan motorik dapat membantu untuk meningkatkan ketrampilan atau psikomotor bagi anak. Dengan orang tua sebagai pengawas dan juga dapat ikut serta dalam permainan tersebut, akan dapat membantu untuk mengarahkan permainan yang sesuai dengan usia dan keadaan tubuh dari anak.

Kognitif

Dengan permainan, anak dapat meningkatkan perkembangan kognitif. Anak dapat mengenali dan mengingat benda ataupun mempelajari hal-hal yang ada disekitarnya. Kemampuan kognitif tersebut dapat membantu anak untuk menganalisa tugas maupun masalah yang ditemui atau terjadi pada dirinya yang tidak dapat dikatakan pada orang tua. Tugas orang tua yaitu dengan memberinya dorongan untuk bermain sambil belajar dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Bertindak sebagai seorang teman bagi anak juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif yang dimiliki karena anak akan merasa nyaman.

Manfaat Lain

Manfaat lainnya dari permainan termasuk permainan ayah dan anak bagi anak-anak yaitu:

  • Membentuk moral dan etika. Lebih berinteraksi dengan alat permainan dan orang yang terlibat dalam permainan dapat membantu anak untuk membentuk moral dan etika sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi di sekitarnya dan orang tua akan membantu mengenalkan aturan yang sesuai.
  • Meningkatkan kreativitas karena anak akan menerapkan ide yang ada di dalam pikiran mereka ke sesuatu yang nyata sehingga anak akan merasakan kepuasan tersendiri.
  • Kesadaran diri anak akan muncul sehingga mampu mengenali kekurangan dan kelebihan yang ada pada dirinya.
  • Sarana komunikasi terutama bagi orang tua dan anak yang belum bisa bicara.
  • Terapi sehingga anak dapat menghilangkan ketidaknyamanan dalam diri.

You may also like...