Tentang Ruam Popok

Ruam popok memang masih jarang di ketahui gejalanya oleh para ibu. Apalagi jika anda merupakan seorang ibu muda yang baru saja memiliki seorang anak pertama. Maka dari itu sangat penting untuk selalu berbagi dan sharing pada ibu – ibu lainnya yang sudah memiliki pengalaman banyak dalam hal mengurus bayi. Penyakit ini sebenarnya bisa di golongkan pada penyakit ringan, karena hanya mengganggu kulit bagian luar pada si bayi. Namun jika di biarkan dan tidak dilakukan penanganan maka penyakit ini akan menjadi sangat serius. Sebelumnya anda harus mengetahui ciri – ciri dari kemunculan gejala ini. Yaitu kulit bayi bagian yang tertutup popok memerah seperti iritasi dan bayi yang sering menangis karena kesakitan. Penyakit ini biasanya di sebabkan jika popk bayi jarang di ganti sehingga menyebabkan kulit bayi lembab, kemudian terjadi gesekan antara kulit bayi dengan popok yang ahirnya menyebabgkan terjadinya pelukaan pada kulit bayi.

Ruam popok bisa anda atasi dengan sering mengganti popok bayi yang sudah penuh urin atau feses, selalu mencuci pantat bayi dengan air hangat dan gunakan sabun bayi dari produk zwitsal yang memiliki tekstur lembut dan cocok untuk kulit bayi. Setelah di cuci biasakan mengeringkan terlebih dahulu pantat bayi nah anda di sini bisa menggunakan tisu dari zwitsal baby wipes yang halus dan lembut. Setelah itu sebelum memasang popok bayi anda bisa oleskan terlebih dahulu zwitsal extra care baby pada areal yang akan tertutup popok hal ini bisa menghindarkan anda pada terjadinya gangguan penyakit iritasi kulit tadi.

Namun sebenarnya ruam popok juga bisa anda atasi dengan membiarkan bayi telanjang tanpa popok untuk beberapa saat, kulit bayi yang masih sangat sensitif memerlukan ruang untuk bernafas dan butuh udara segar untuk pertukaran keringat si bayi. Maka dari itu penting bagi anda untuk mengetahui segala gejala dan ciri bayi yang terkena penyakit ini. Karena sangat sering para ibu membiarkan iritasi pada bagian pantat yang tertutup popok ini padahal bayi sering kali tidak nyaman dan menangis setiap kali ia pipis atau pup hal ini bisa jadi karena iritasi kulit tersebut sudah menyebabkan pelukaan yang cukup serius dan menimbulkan rasa sakit pada si bayi.

You may also like...