Tata Cara Merawat Batik Agar Awet dan Terjaga Keindahan Motifnya

Penggunaan batik saat ini yang semakin populer menunjukan bahwa kain asli dari nusantara ini telah menjadi raja di negerinya sendiri. Kepopuleran batik yang semakin meningkat tersebut salah satunya mungkin disebabkan dari banyaknya motif dan corak batik sekarang yang terlihat lebih masa kini dan modern. Kini orang dapat tetap tampil keren dan gaya dengan menggunakan busana dari batik, mulai dari sekedar acara kumpul bareng yang santai hingga acara pesta yang terkesan formal dan elegan. Kepopuleran batik yang semakin meningkat pun kini membuatnya semakin banyak dikoleksi orang. Namun ada satu hal penting ketika memiliki banyak koleksi batik yakni cara perawatannya yang penting untuk diperhatikan agar batik yang dimiliki tersebut tetap terjaga keawetan serta keindahan motifnya. Cara merawat batik itu merupakan hal mudah yang tidak perlu membutuhkan banyak biaya karena yang terpenting adalah kemauan dan kepedulian besar personalnya masing-masing untuk dapat menjaga dan merawat batik yang dimilikinya.

Seperti telah diketahui secara umum bahwa batik tulis merupakan jenis kain yang motifnya digambar dengan teknik khusus. Motif batik sendiri di Indonesia ini sangat banyak dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda tergantung dari daerah mana batik itu dibuat. Misalnya yang banyak dikagumi dan dikenal orang ialah batik asal Jogja dan batik dari Solo. Kedua batik tersebut juga termasuk jenis batik asli nusantara yang telah dikenal luas sampai mancanegara. Motif batik dari Jogja dan Solo memang sangat kentara nilai estetikanya sehingga ketika dibuat menjadi busana akan tampak begitu mewah dan elegan namun tidak meninggalkan kesan ketradisionalannya.

Langkah tepat cara merawat batik yang dimiliki dan di koleksi agar tetap terjaga keawetan serta keindahan motifnya tersebut, ialah seperti berikut ini :

  1. Mencuci batik dengan sabun lerak yaitu sabun khusus untuk mencuci batik. Alternatif pilihan mencuci kedua yang lebih simple adalah dengan menggunakan larutan garam sebelum dicuci lagi dengan detergen biasa.
  2. Untuk menghindari kelunturan pisahkan batik yang masih baru dengan batik lama ketika akan direndam.
  3. Merendam batik dengan waktu sewajarnya tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lama.
  4. Jangan mencuci batik dengan mesin cuci karena dikhawatirkan dapat merusak kain batik tersebut terlebih lagi jika bahannya terbuat dari sutera.
  5. Mengucek batik tidak dengan menggunakan sikat, cukup dengan tangan saja. Membilsnya pun cukup dicelup-celupkan pada air bersih saja.
  6. Jangan meremas batik terlalu keras karena akan merusak serat kain.
  7. Jemur batik menggunakan hanger dan cukup diangin-anginkan saja.
  8. Sebaiknya menggunakan handsteamer untuk menyetrikanya apabila tidak gunakan panas yang standar dengan setrika biasa.
  9. Simpan batik di lemari dengan menggunakan bahan alami seperti merica atau lada untuk menjaga batik tetap awet dan terhindar dari bau apek.

You may also like...