Mitos Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki

Mitos Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki

Mitos Ciri-ciri Hamil Anak Laki-laki

Biasanya para ibu risau dengan ciri-ciri hamil anak laki-laki. Jawaban dari pertanyaan apakah kelamin yang sedang di kandung oleh sang ibu, kadang merupakan sebuah mitos yang berkembang di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, kita harus menelisik seperti apa kebenaran dari mitos tersebut menurut pandangan medis. Bahkan, dunia medis pun belum mempunyai teknologi untuk memastikan apa jenis kelamin sang janin berdasarkan dengan ciri tertentu. Sebelum kita membahas ciri-ciri, lebih baik kita melihat terlebih dahulu faktor apa yang membuat bayi yang dikandung memiliki jenis kelamin laki-laki.

Pertama, sering melakukan hubungan seks. Apabila hubungan seks Anda dan pasangan selalu di penuhi oleh gairah seks sehingga Anda lebih sering melakukan hubungan seksual, nantinya jenis kelamin dari janin cenderung akan menjadi laki-laki. Hal ini dikarenakan sering melakukan hubungan seks akan memberi keuntungan yang lebih di sperma dan akhirnya akan menjadi janin laki-laki. Nantinya, sperma ini akan lebih ringan dan memiliki ekor pendek serta kepala yang jauh lebih kecil.

Kedua, selalu melakukan hubungan seks dengan tepat waktu. Waktu yang paling tepat untuk melakukan hubungan seks agar memperoleh anak laki-laki pada awal serta akhir masa subur. Termasuk saat ovulasi. Hal ini dikarenakan sperma yang membawa jenis kelamin laki-laki ini memiliki bentuk yang lebih kecil serta ekor yang jauh lebih pendek sehingga akan mudah mencapai sel telur saat waktu tersebut, sementara beberapa pakar berpendapat jika sperma yang membawa jenis kelamin perempuan akan mudah mencapai sel telur di pertengahan masa subur. Jadi, sebelum hamil lebih baik perhatikan hubungan seks Anda dengan pasangan, bukan hanya mencari informasi ciri-ciri kehamilan.

Terakhir, memiliki pola makan sehat. wanita yang mengkonsumsi kalori yang lebih tinggi cenderung hamil anak laki-laki. Hal ini dikarenakan kekurangan nutrisi akan menghalangi terbentuknya kelamin laki-laki, selain itu kekurangan nutrisi juga lebih menyulitkan janin laki-laki bertahan di kandungan. Namun, apapun jenis kelamin dari buah hati yang Anda kandung, tetap saja Anda harus menjaganya dengan mengkonsumsi gizi seimbang dan makanan yang bergizi. Jangan lupa imbangi dengan mengkonsumsi LACTAMIL.

Berikut mitos tentang ciri-ciri hamil laki-laki, antara lain:

  • Denyut jantung. Denyut jantung bayi laki-laki akan lebih tinggi dibandingkan dengan denyut perempuan. Padahal denyut jantung janin akan lebih bervariasi sesuai dengan usianya,
  • Warna urine sang ibu. jika warna urine terang, berarti ibu mengandung bayi laki-laki, padahal urine bergantung dari apa yang dikonsumsi oleh sang ibu,
  • Bulu kaki sang ibu. jika bulu kaki tumbuh cepat, berarti bayi yang dikandung memiliki jenis kelamin laki-laki, padahal janin tidak membuat hormon yang besar sehingga dapat berdampak ke pertumbuhan bulu di tubuh ibu hamil.

You may also like...