Syarat Perizinan Usaha dan Faq Dari BKPM

Mau tahu informasi perizinan usaha dari BKPM secara jelas? Berikut penjelasannya. Jika perusahaan merupakan penanam modal dalam negeri, kemanakah perusahaan tersebut mengurus perizinan usaha? Sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh Kepala BKPM No.5 Tahun 2013 terkait perubahan peraturan No.12 tahun 2013 bahwa semua permohonan perizinan usaha dalam negeri secara langsung diserahkan ke pusat pelayanan BKPM/ instansi PTSP di dalam provinsi/kapubaten sesuai kewenangannya. Lantas insentif apa saja yang nantinya diberikan oleh pemerintahan Indonesia terhadap perusahaan penanam modal? Insentif yang diberikan kepada perusahaan sebagai penanam modal ialah fasilitasn importasi mesin peralatan/barang modal ataupun bahan baku yang bisa digunakan dua tahun produksi, fasilitas perpajakan, tax holiday dan tax allowance.

Nah agar jelas tentang perizinan usaha dan faq BKPM, Anda bisa perhatikan pertanyaan berserta jawabannya di bawah ini. Berikut penjelasan singkatnya dan juga tentunya anda bisa langsung melihat website resminya BKPM:

• Faq :
Bagaimana peraturannya jika perusahaan swasta beralih status masuk PMA sementara jumlah investasi yang telah dimiliki masih dibawah Rp 10 Miliar?
Answer :
Perusahaan swasta yang berkeinginan untuk beralih status masuk PMA diwajibkan untuk menyesuaikan batasan-batasan kepemilikan investasi saham sesuai dengan ketentuan Keppres No.36 tahun 2010 mengenai Daftar Izin Usaha Tertutup dan Terbuka dengan beberapa persyaratan dalam bidang PMA. Sementara untuk nilai banyaknya investasi bisa disesuaikan dengan ketentuan UU No.20 tahun 2008 mengenai UMKM berserta Peraturan resmi dari Kepala BKPM No.5 tahun 2013 yang telah diubah pada Perka No.12 tahun 2013 bahwa besarnya nilai investasi harus berada diatas Rp 10 Miliar, diluar bangunan dan tanah.

• Faq :
Apakah yang mendasari kebijakan minimal besarnya nilai investasi? Serta berapa besarnya nilai minimal untuk saham?
Answer :
Berdasarkan peraturan resmi yang diterbitkan oleh Kepala BKPM No.5 Tahun 2013 yang beralih menjadi Perka BKPM NO.12 Tahun 2013 dinyatakan bahwa banyaknya total investasi paling minimal Rp 10 Miliar. Sementara untuk penyetaraan mengenai modal perseroan untuk pemegang saham, sekurang-kurangnya Rp 10 Miliar.
Itulah beberapa syarat perizinan usaha dan faq dari BKPM. Semoga bermanfaat informasi mengenai perizinan untuk usaha BKPM!

You may also like...