3 Resiko Mengadu Peruntungan di Indonesia stock exchange Index

3 Resiko Mengadu Peruntungan di Indonesia stock exchange Index

Banyak orang mencoba peruntungan di Indonesia stock exchange Index dengan menanamkan saham sehingga bisa mendapatkan keuntungan jangka panjang. Menanamkan saham bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan pendapatan pasif. Meski tidak ada jaminan akan mendapatkan keuntungan finansial setiap bulan ataupun setiap tahun. Namun banyak orang tertarik melakukan investasi jenis ini karena bisa meraup keuntungan menarik tatkala berhasil dalam memilih menanamkan saham di perusahaan mana.

Indonesia Stock Exchange Index

Indonesia Stock Exchange

Kenali Resiko Bermain Saham Sebelum Terjun

Menjadi investor melalui penanaman saham dikenal sebagai metode investasi yang rentan menanggung kerugian. Namun semua produk investasi memang memberi untung maupun rugi, ada baiknya kenali resiko kerugian dari investasi saham sebelum memulai. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Tidak mendapatkan keuntungan berupa deviden,

Deviden merupakan pembagian keuntungan dimana saham ditanamkan di salah satu perusahaan. Perusahaan akan membagi keuntungan ke sejumlah penanam saham namun bisa saja perusahaan merugi. Alhasil deviden yang diinginkan tidak didapatkan sehingga perlu menunggu tahun depan.

  1. Mengalami kondisi yang namanya capital loss,

Capital loss adalah kondisi merugi tatkala menjual saham yang dimiliki, sebab menjual dengan harga lebih rendah dibanding saat membelinya. Misal perusahaan mengalami pailit sementara Kita tidak ingin mengalami likuiditas maka menjual saham di perusahaan tersebut. Obral saham melalui stock exchange Indonesia pun tidak dapat dihindari. Misal dulunya membeli selembar saham seharga Rp 1.000 kemudian karena kondisi ini Kita menjualnya Rp 500. Selisih Rp 500 menjadi nilai capital loss yang diderita.

  1. Adanya kemungkinan terpengaruh likuiditas,

Likuiditas memang menjadi hantu terburuk bagi investor saham sebab perusahaan tempat saham ditanamkan dinyatakan bangkrut. Perusahaan bangkrut biasanya meninggalkan hutang dan akan menjual harta perusahaan. Ketika hutang masih belum lunas otomatis akan dibebankan kepada investor. Sebaliknya jika masih ada sisa maka sisanya akan dibagikan kepada pemegang saham. Pahami dengan baik resiko ini dan lainnya untuk lebih teliti dalam berinvestasi. Bagi yang ingin belajar dunia Indonesia stock exchange bisa mencoba peruntungan melalui jasa IDN Finansial yang membantu mengelola saham Kita.

You may also like...